Masa kampanye Pemilu 2024 di manfaatkan relawan dan pendukung pasangan calon Presiden untuk berkonsolidasi dan menggalang dukungan kemenangan. Di kota Yogyakarta, sejumlah elemen masyarakat, dan mahasiswa forum rakyat demokrasi Yogya menggelar mimbar demokrasi guna menyampaikan situasi dan kondisi politik yang terjadi belakangan ini, di gedung Ganesha kampus “APMD” Yogyakarta.

Acara ini juga di hadiri oleh putra Capres nomor urut 3, yakni  Alam Ganjar Pranowo, sekaligus untuk membaca secara Konstekstual bagaimana sebenarnya respons pemuda terhadap situasi politik menjelang Pemilu 2024.

Forum rakyat demokrasi ini prihatin atas sikap Presiden dan Pejabat Negara  yang cenderung  memberikan  dukungan kepada salah satu paslon.

Mimbar demokrasi ini di gelar dengan menyuarakan pernyataan sikap demokrasi  salahsatunya adalah menuntut Netralitas pemimpin bangsa dalam pemilu untuk mewujudkan kemurnian demokrasi dan pemilu berkualitas. Mereka juga mendesak Presiden dan para menteri jika  ingin terlibat langsung dalam proses kampanye Pemilu 2024 maka diminta untuk mengundurkan diri demi kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Harapan yang pertama adalah, ini bagian dari edukasi politik sebenarnya, kita ingin mewartakan bahwa Demokrasi, Pemilu, itu harus dilakukan secara kegembiraan tidak menciptakan Polarisasi. Yang kedua ada pesan untuk para pemimpin negara kita kepada Pemerintah para Pejabat Negara kita bahwa ini sudah menjadi rame sih ya, pesan yang kita sampaikan kepada Pemerintah bahwa mari kita jaga kemurnian Demokrasi, kemurniaan berpolitik Pemilu hari ini tidak perlu istilahnya “Cawe cawe” harus Intersial itulah makna bahwa Demokrasi harus berjalan” Jelas Syarief Aryfaid (Ketua Penyelenggara/ Ketua¬†Alumnus¬†APMD)

Dalam kesempatan ini, mereka juga menyuarakan dukungan kepada Paslon nomor urut 3 Ganjar Mahfud yang dinilai sebagai Capres yang tepat untuk   memimpin Indonesia mewjudkan  rakyat Sejahtera.

AGUNG RISTIONO, RBTV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *