Yogyakarta– Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) menggelar Seminar Nasional dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Alana, Yogyakarta, pada Sabtu (24/5). Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 600 perwakilan BPR dan BPRS dari seluruh Indonesia.


Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) se-Indonesia didorong untuk memanfaatkan kemajuan teknologi digital guna memperluas jangkauan nasabah, khususnya ke generasi Z.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam sambutannya saat pembukaan seminar dan Munaslub BPR/BPRS. Ia menyebut bahwa LPS saat ini tengah mengembangkan sistem teknologi informasi (TI) untuk mendukung operasional BPR dan BPRS, yang kini sedang diuji coba pada dua BPR sebagai proyek percontohan (pilot project). Sistem TI ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BPR/BPRS serta memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Senada dengan itu, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa bisnis perbankan sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat (trust). Oleh karena itu, diperlukan integritas tinggi dari seluruh pelaku industri perbankan untuk mewujudkannya.

Selain seminar nasional dan Munaslub, peringatan Hari BPR/BPRS juga dipusatkan di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Minggu, 25 Mei 2025.

Widi – RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *