Kapolsek Samigaluh AKP Antu Nugrahanto Atmojo Putro, mengatakan aksi M awalnya di ketahui dari pencurian yang di alami oleh SS yaitu seorang ibu rumah tangga. Saat itu, SS baru kembali dari kebun di mana rumahnya dalam kondisi kosong. Namun saat hendak masuk rumah, ia kaget mendapati pagar belakang sudah dalam kondisi bekas di rusak.

Barang yang hilang meliputi 1 mixer, 1 nampan kuningan, 2 dandang, dan 1 panci. Namun rupanya kejadian ini bukan pertama kali di alami SS, sebab di februari dan awal maret sejumlah barang juga raib dari rumahnya. Saat itu barang yang hilang berupa uang tunai, sebesar rp 1,2 juta, ponsel, 1 mixer, 1 tabung gas 3 kilogram, dan 1 mesin pompa air. Menurut Antu, total kerugian yang di alami SS sekitar Rp 6,2 juta.

“korban mendapati pagar belakang rumahnya rusak. Kemudian korban mengecek ke dalam rumah ternyata beberapa barang sudah hilang”. Ujar AKP Antu Nugrahanto Atmojo Putro, kapolsek Samigaluh.

M mengaku mencuri barang-barang tersebut untuk dijual demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Adapun ia tengah menganggur, di mana sebelumnya hanya bekerja serabutan. Sebagian barang berhasil ia jual seperti ponsel, dan dandang milik korban dengan harga mulai Rp 200 ribu. Barang di jual lewat aplikasi percakapan whatsapp, salah satunya di beli oleh seseorang di Bantul.

“cuman itu yang ada di dapur dan di luar. Barangnya masih di kebun, dan ada yang saya jual lewat COD”. Ujar M, pelaku.

Bagas, RBTV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *