Yogyakarta – Sebanyak 90 pelajar Kota Yogyakarta yang tergabung dalam program Praja Kota Yunior atau Jatayu resmi dikukuhkan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan, Yogyakarta. Jatayu bukan sekadar program pembinaan, melainkan gerakan sosial yang menumbuhkan kepedulian, keberanian, dan solidaritas di kalangan pelajar.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, melalui penyematan pin dan pemberian topi secara simbolis kepada perwakilan siswa. Dari total 90 peserta, masing-masing terdiri atas 30 siswa SD Muhammadiyah Purwodiningratan, 30 siswa SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dan 30 siswa SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta.

Program Jatayu merupakan inisiatif Satpol PP Kota Yogyakarta bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara serta sekolah-sekolah Muhammadiyah. Program ini bertujuan menanamkan nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial sejak dini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa Jatayu diharapkan dapat melahirkan kader kesehatan, kader lingkungan, serta kader ketahanan pangan. Ia optimistis para siswa mampu menjalankan tugas dengan baik sebagai penggerak budaya tertib dan disiplin di kalangan pelajar.

Sementara itu, Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Sekolah Kompleks Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan, Gintoro, menegaskan bahwa program Jatayu merupakan upaya pembentukan karakter siswa melalui ikrar tertib Damija. Beberapa di antaranya adalah stop vandalisme, stop perundungan (bullying), serta mencegah siswa terjerat tindakan kejahatan jalanan.

Dengan dukungan TNI, Polri, dan tokoh masyarakat, Jatayu menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta dalam membina generasi muda. Program ini dipandang sebagai investasi strategis untuk masa depan Kota Yogyakarta.

AGUNG – RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *