Kulon Progo – Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menjadi korban peretasan nomor ponsel pribadinya. Insiden tersebut diduga terjadi saat dirinya mengakses jaringan Wi-Fi gratis ketika melakukan kunjungan kerja di salah satu kapanewon di wilayah Kulon Progo.

Kejadian bermula ketika Agung meninggalkan ponselnya untuk menunaikan salat Jumat. Setelah peretasan terjadi, akun WhatsApp miliknya langsung digunakan oleh pelaku untuk melakukan penipuan dengan modus permintaan pinjaman uang kepada sejumlah kontak dalam daftar pesan aplikasinya.

Dalam rapat DPRD Kulon Progo, Agung menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekannya dan meminta izin meninggalkan rapat lebih awal untuk melapor ke Polres Kulon Progo terkait insiden ini.

Agung mengungkapkan bahwa beberapa kenalannya telah menjadi korban, dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Uang tersebut diminta oleh pelaku dengan dalih untuk bantuan sosial maupun keperluan pribadi.

“Saya khawatir modus serupa bisa digunakan untuk menipu atau bahkan memeras pejabat publik lainnya, termasuk bupati atau gubernur,” ujarnya.

Terkait kasus ini, Agung menyatakan telah menempuh langkah hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang dan menonaktifkan nomor ponselnya melalui operator seluler.

Diketahui, pelaku juga menyebarkan tautan aplikasi phishing melalui pesan berantai yang bertujuan mencuri data pribadi dari penerima pesan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak merespons pesan mencurigakan, serta mengabaikan jika menerima pesan mengatasnamakan Bupati Kulon Progo atau pejabat lainnya yang meminta bantuan dana melalui aplikasi pesan instan.

BAGAS, RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *