YOGYAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Pasar Beringharjo, Yogyakarta, terdapat sebuah tempat penitipan anak (TPA) yang terletak di sudut Jalan Malioboro. Tempat ini menjadi rumah kedua bagi anak-anak usia pra-sekolah, yang sebagian besar merupakan putra-putri dari pedagang maupun penjaga toko di sekitar pasar tersebut.

TPA Beringharjo dikelola oleh Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta dan telah beroperasi sejak tahun 1994. Setiap harinya, tempat ini dipenuhi dengan aktivitas anak-anak yang dititipkan oleh orang tua mereka yang bekerja di pasar.

Karena anak-anak yang dititipkan rata-rata berusia antara dua hingga lima tahun, kegiatan di TPA lebih banyak berfokus pada aktivitas menyenangkan dan edukatif. Anak-anak diajak bermain sambil belajar, serta dilatih kemampuan motorik halus dan motorik kasar mereka.

“Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB saat orang tua mengantar anak, dan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB saat mereka dijemput,” ujar Yustina Suyantini, Koordinator sekaligus Pendidik di TPA Beringharjo.

Biaya penitipan pun sangat terjangkau, hanya sebesar Rp5.000 per hari untuk setiap anak. Sasaran utama layanan ini adalah anak-anak dari pedagang pasar yang ber-KTP Kota Yogyakarta. Namun, kenyataannya, banyak pedagang yang berasal dari berbagai kabupaten di DIY juga memanfaatkan fasilitas ini.

Selain pengasuhan, anak-anak juga mendapatkan perhatian dan pendidikan dari tenaga pendidik yang profesional. TPA Beringharjo tidak hanya menjadi tempat penitipan, tetapi juga menjadi ruang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak di tengah aktivitas ekonomi pasar yang padat.

TPA ini telah menjadi solusi penting bagi para orang tua yang tetap harus bekerja namun tetap ingin memastikan anak-anak mereka diasuh dan dididik dengan baik.

Agung / RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *