Yogyakarta – Kericuhan antara suporter PSIM Jogja dan Persib Bandung yang sempat terjadi di kawasan Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean, akhirnya menemukan titik damai. Pertemuan perdamaian difasilitasi langsung oleh Polresta Yogyakarta.

Pertemuan tersebut menghadirkan perwakilan suporter PSIM, yaitu Brajamusti dan The Maident, serta perwakilan suporter Persib Bandung, yakni Viking, Bobotoh, dan Ultras.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menjelaskan bahwa kericuhan yang terjadi pada Minggu malam lalu sebenarnya diawali oleh insiden kecil di kawasan Pingit. Namun, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan saat itu juga. Adanya kesimpangsiuran informasi di media sosial kemudian memicu kericuhan lain yang sejatinya tidak memiliki keterkaitan langsung.

Ketua Brajamusti, Muslich Burhanudin Thole, bersama Ketua Viking, Tobias Ginajar, menegaskan bahwa setelah pertemuan ini tidak ada lagi persoalan di antara kedua belah pihak. Keduanya sepakat untuk berdamai dan menjaga hubungan baik antar-suporter.

Dengan adanya kesepakatan damai ini, Polresta Yogyakarta berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh suporter dapat menciptakan suasana aman, nyaman, serta kondusif dalam mendukung tim kebanggaannya.

Agung – RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *