Yogyakarta – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 di kantor DPTW PKS DIY. Agenda lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus merumuskan arah kebijakan ke depan.

Muswil VI PKS DIY diisi dengan sejumlah agenda strategis, antara lain evaluasi capaian kinerja, penetapan kebijakan kepengurusan baru, serta penandatanganan pakta integritas. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen para pengurus untuk menjaga amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam forum Muswil ini juga dibacakan Surat Keputusan Presiden PKS mengenai penetapan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah, yang mencakup Majelis Pertimbangan Wilayah, Dewan Pengurus Wilayah, dan Dewan Syariah Wilayah.

Selain pengukuhan kepengurusan, DPW PKS DIY juga memberikan PKS Award kepada sejumlah kader berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi kader, tidak hanya di bidang politik, tetapi juga dalam berbagai sektor kemasyarakatan.

Budi Wiyarno resmi menjabat sebagai Ketua DPW PKS DIY menggantikan Agus Mas’udi yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Dalam sambutannya, Budi menegaskan bahwa Muswil memiliki makna strategis bagi penguatan gerakan partai.

“Muswil bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, tetapi menjadi ruang konsolidasi yang diharapkan mampu memaksimalkan gerak partai di masa depan,” tegas Budi Wiyarno.

Muswil ke-6 PKS ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Khusus untuk DIY, PKS mengusung tema “Kokoh Bersama Majukan DIY untuk Indonesia.” Melalui kepengurusan baru ini, PKS DIY menegaskan komitmennya untuk semakin dekat dengan masyarakat dan aktif dalam pembangunan daerah.

AGUNG – RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *