Solo – Puluhan peternak ayam dari wilayah Solo dan sekitarnya menggelar aksi damai di Kota Solo, Jawa Tengah. Mereka menyuarakan protes terhadap tingginya harga jagung sebagai bahan utama pakan ternak.

Aksi protes ini dilakukan oleh peternak yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Solo Raya. Mereka menggelar aksi di kawasan Simpang Gladak, Kota Solo, dengan cara yang cukup unik, yakni mandi jagung. Selain itu, para peserta aksi juga membagikan jagung rebus, telur, dan ayam secara gratis kepada masyarakat sebagai simbol penolakan atas kondisi yang mereka alami.

Koordinator aksi, Parjuni, menyampaikan bahwa harga jagung saat ini telah mencapai Rp7.500 per kilogram. Harga tersebut dinilai jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp5.500 per kilogram.

“Kami meminta pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Jika dibiarkan, banyak peternak yang terancam gulung tikar karena biaya produksi tidak sebanding dengan hasil yang didapat,” ujar Parjuni.

Para peternak berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar harga pakan ternak, terutama jagung, dapat kembali stabil dan sesuai dengan regulasi yang ada.

RIZKI BUDI PRATAMA – RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *