Sleman – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YKPN Yogyakarta menggelar pentas seni dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-45 atau Lustrum IX di gedung kampus setempat. Acara ini memadukan kekayaan tradisi dengan sentuhan teknologi modern, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya lokal.
Pentas seni tersebut melibatkan dosen, mahasiswa, karyawan, hingga keluarga besar YKPN. Suasana semakin meriah dengan hadirnya tamu undangan yang mengenakan busana adat Jawa, mulai dari kebaya hingga pakaian tradisional khas lainnya.
Acara dibuka dengan peragaan busana adat Jawa oleh dosen, karyawan, serta anak-anak mereka yang tergabung dalam kelompok Genk Setu Run Show, diiringi musik dan nyanyian. Penampilan tari dari kelompok Pak Dhe Budhe Gaul yang terdiri atas karyawan YKPN juga berhasil memukau penonton.
Dari kalangan mahasiswa, penampilan HMJM Dance menarik perhatian dengan gerakan energik mereka. Sementara itu, grup musik 105 dan Dokar menghibur hadirin lewat lagu-lagu populer dari Sheila On 7, Jamrud, Cokelat, hingga Armada. Bahkan, duet dosen dan karyawan yang membawakan lagu “Mangu” turut mendapat sambutan hangat.
Sebagai puncak acara, band asal Yogyakarta Ngatmombilung menutup perayaan dengan penampilan yang membuat penonton larut bernyanyi bersama.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-45 STIE YKPN, Dr. Nurofik, menjelaskan bahwa tema yang diusung dimaknai sebagai ajakan untuk menjadikan nusantara semakin gemerlap tanpa melupakan akar budaya Jawa. “Kombinasi seni, adat, dan teknologi diharapkan dapat menjadikan YKPN sebagai perguruan tinggi berwawasan global yang tetap berpijak pada nilai-nilai lokal,” terangnya.
Senada dengan itu, Koordinator Malam Kesenian, Dr. Rudy Badrudin, menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi. Menurutnya, pengangkatan budaya Jawa juga dapat mendorong perkembangan pariwisata sekaligus menarik minat mahasiswa dari berbagai daerah untuk menimba ilmu di Yogyakarta.
Melalui perayaan Lustrum IX ini, STIE YKPN tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga menegaskan peran pendidikan tinggi dalam menjaga budaya sekaligus menjawab tantangan zaman.