Yogyakarta – DPRD Kota Surabaya bersama jajaran manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) melakukan kunjungan kerja ke Gembira Loka Zoo, Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola kebun binatang, manajemen satwa, hingga penataan kawasan wisata berbasis konservasi.
Rombongan yang terdiri dari Komisi B DPRD Kota Surabaya dan direksi PDTS KBS ini disambut langsung oleh Direktur Utama Gembira Loka Zoo, KMT A. Tirtodiprodjo. Selama kunjungan, rombongan diajak berkeliling melihat langsung pengelolaan satwa dan fasilitas kebun binatang yang merupakan salah satu tertua di Indonesia.
Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari studi banding guna mencari referensi dan praktik terbaik dalam pengelolaan kebun binatang. Salah satu fokus pembahasan adalah wacana penyesuaian harga tiket masuk Kebun Binatang Surabaya.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana Gembira Loka Zoo mengelola kawasan, satwa, serta bagaimana mereka menetapkan harga tiket yang berkeadilan namun tetap menopang operasional kebun binatang,” ujar Faridz Afif.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Umum PDTS KBS, Nurika Widyasanti, membenarkan adanya rencana penyesuaian harga tiket masuk Kebun Binatang Surabaya yang saat ini masih dalam tahap kajian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
“Harga tiket masuk KBS saat ini sebesar Rp15.000 dan belum pernah berubah sejak 2010. Sudah saatnya dilakukan penyesuaian agar pelayanan dan pengelolaan satwa bisa lebih optimal,” ungkap Nurika.
Hasil dari kunjungan kerja ini akan dibawa ke dalam rapat kerja daerah bersama Pemerintah Kota Surabaya. DPRD berharap, hasil studi banding ini dapat memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan Kebun Binatang Surabaya ke depan, agar lebih modern, edukatif, dan berkelanjutan.
AGUNG/RBTV//