KOTA YOGYAKARTA– Pasar Terban di Kota Yogyakarta telah rampung direvitalisasi dan dijadwalkan mulai ditempati kembali oleh para pedagang pada awal Januari 2026. Pasar Terban diklaim sebagai pasar pertama di Kota Yogyakarta yang terintegrasi dengan rumah pemotongan ayam (RPA). 

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perdagangan, menggelar kegiatan wiwitan Pasar Terban sebagai wujud rasa syukur sekaligus penanda babak baru Pasar Terban setelah proses revitalisasi selesai. Kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya kembali aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyampaikan, bahwa pemindahan kembali pedagang ke Pasar Terban akan dilakukan pada awal Januari 2026. Ia menjelaskan keunggulan utama Pasar Terban adalah integrasinya dengan rumah pemotongan ayam, sehingga diharapkan mampu menjadi percontohan pasar ayam yang aman, nyaman, bersih, dan halal.

Sementara itu Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta, menyampaikan bahwa hal spesial yang ada di Pasar Terban namun di tempat lain tidak ada adalah rumah potong ayam, ini adalah satu-satunya pasar yang dilengkapi dengan proses potong hewan.

Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta (Source : Kabar Jogja RBTV)

“Oleh karena itu, saya berharap proses pemotongan betul-betul sesuai dengan ketentuan protap yang benar,” ujar Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta.

Sementara itu Ketua Paguyuban Pasar Ayam Mitra Unggas Sejahtera Pasar Terban, Faisal Rabidi mengungkapkan bahwa kondisi Pasar Terban pasca revitalisasi kini menjadi lebih bersih dan modern. Ia berharap peningkatan kelas Pasar Terban juga diiringi dengan kebijakan retribusi yang tidak memberatkan para pedagang.

Faisal Rabidi, Ketua Paguyuban Pasar Pasar Terban (Source : Kabar Jogja RBTV)

“Ini pasar kelas 4 retribusinya 300 rupiah per meter, dan sekarang kita sudah naik kelas di las pasar itu per meter 1.500. Namun masih kita nego belum ketemu titik temunya karena para pedagang merasa keberatan karena satu lapak sekarang 6 m2jadi Rp 300.000 per bulan,” ujar Faisal Rabidi, Ketua Paguyuban Pasar Pasar Terban.

Reporter: RINAMAULITA 

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *