Setiap malam pergantian tahun, masyarakat Spanyol atau yang dikenal sebagai Negeri Matador memiliki tradisi unik yang telah berlangsung puluhan tahun, yakni makan 12 buah anggur tepat saat detik-detik Tahun Baru. Tradisi ini dikenal dengan sebutan Las Doce Uvas de la Suerte atau 12 anggur keberuntungan.

Ritual tersebut dilakukan tepat pada tengah malam, bertepatan dengan bunyi lonceng sebanyak 12 kali. Setiap dentangan lonceng melambangkan satu bulan dalam satu tahun, dan pada setiap bunyi lonceng itu pula masyarakat memakan satu buah anggur. Jika berhasil menghabiskan seluruh anggur tepat waktu, dipercaya keberuntungan akan menyertai sepanjang tahun yang baru.

Tradisi makan 12 anggur ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Spanyol sejak awal abad ke-20. Sejumlah sumber menyebut kebiasaan ini bermula dari melimpahnya hasil panen anggur pada masa itu, sehingga masyarakat dan petani mempopulerkan konsumsi anggur sebagai simbol harapan, rezeki, dan kesejahteraan.

Selain melambangkan keberuntungan, setiap anggur juga dipercaya merepresentasikan harapan baik untuk masing-masing bulan, mulai dari kesehatan, kelancaran rezeki, hingga kebahagiaan keluarga. Tak heran, tradisi ini selalu dilakukan bersama keluarga atau kerabat, menciptakan suasana hangat dan penuh tawa saat menyambut tahun baru.

Belakangan, tradisi ini kembali ramai diperbincangkan karena munculnya tren makan 12 anggur di bawah meja. Meski bukan bagian dari tradisi asli Spanyol, praktik ini viral di media sosial dan dikaitkan dengan mitos bisa mendatangkan jodoh atau keberuntungan dalam urusan asmara. Tren ini banyak diikuti generasi muda, termasuk di luar Spanyol, sebagai bentuk adaptasi budaya populer.

Meski sarat dengan mitos dan kepercayaan, masyarakat Spanyol memaknai tradisi makan anggur ini sebagai simbol optimisme dan harapan baru. Lebih dari sekadar ritual, momen ini menjadi sarana refleksi, kebersamaan, dan doa untuk menyongsong tahun yang akan datang dengan semangat positif.

Hingga kini, tradisi makan anggur saat malam Tahun Baru tetap lestari dan menjadi salah satu ikon perayaan Tahun Baru paling khas dari Spanyol, yang terus dikenal dan diadopsi oleh masyarakat dunia.

PENYUNTING ARTIKEL: NZ.KIRANA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *