KOTA YOGYAKARTA – Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ribuan warga berbagai elemen menggelar parade kebangsaan di kawasan Malioboro, Yogykarta. Mengusung tema “Suara Inklusi Untuk Semua”, para peserta membawa bendera merah putih sepanjang satu kilometer, dari gedung DPRD DIY hingga titik nol kilometer.
Suasana Malioboro Yogyakarta, Rabu sore, terlihat semarak. Ribuan peserta dari beragam latar belakang, berjalan bersama dari kawasan Gedung DPRD DIY, melintasi Jalan Malioboro, menuju titik nol kilometer.
Tak hanya menampilkan beragam komunitas, para peserta juga membawa pesan persatuan dan kebhinekaan, dalam parade bertajuk “Suara Inklusi Untuk Semua”.
Puncak parade ditandai dengan pembentangan bendera merah putih sepanjang satu kilometer. Bendera raksasa ini dibawa bersama-sama, melibatkan TNI dan Polri, pelajar, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan.
Iring-iringan bendera melintasi Malioboro, Benteng Vredeburg, hingga titik nol kilometer. Momen ini pun menarik perhatian wisatawan, yang memadati kawasan Malioboro.
Koordinator acara, Harjuno menyebut, bendera merah putih sepanjang satu kilometer ini menjadi simbol perjalanan bangsa, yang harus dijalani dan dijaga bersama. Melalui parade ini, semangat kemerdekaan tak sekadar dirayakan, namun juga ditegaskan melalui persatuan, kebhinekaan, dan semangat inklusi.
“Pesertanya ada dari TNI, Polri, Paskibraka, kemudian dari ormas dan kelompok masyarakat, dan juga kelompok-kelompok lainnya. Ini kita Bersatu untuk membawa bendera yang panjangnya 1.000 meter. Ini wujud dari sebuah kebhinekaan, keberagaman yang menjadi satu tujuan untuk membawa Indonesia” ujar Harjuno selaku koordinator acara.
Melalui parade ini, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan dalam persatuan, kebhinekaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Reporter : Agung RBTV
Penyunting Artikel : Danish
