KULON PROGO – Pemerintah Provinsi DIY dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, memperkuat sinergi dalam menentukan program pembangunan prioritas. Langkah ini dilakukan agar pembangunan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sejumlah rencana pembangunan strategis, khususnya infrastruktur, dibahas dalam kunjungan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ke Kulon Progo. Pemkab Kulon Progo juga menyampaikan sejumlah usulan kepada Pemprov DIY.

Usulan tersebut diantaranya pembangunan akses penghubung antarwilayah dan penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengatakan, Pemkab mulai menyiapkan Detail Engineering Design (DED) untuk program pembangunan yang menjadi kewenangan provinsi. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

“Saya garis bawahi semua daerah punya satu perimbangan yang sama. Kulon Progo mulai saat ini kita persiapkan DED untuk mana yang menjadi kewenangan provinsi bisa dilaksanakan oleh provinsi” ujar Agung Setyawan selaku Bupati Kulon Progo.

Sementara itu, Sri Sultan menekankan keterbatasan anggaran menuntut pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan. Program yang dinilai tidak mendesak dapat ditunda, sehingga anggaran dapat difokuskan pada pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo.

“Yang tidak mendesak untuk bisa digunakan ya coret saja. Yang penting bagaimana uang ini kita dorong untuk bisa memberikan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di daerah, jangan sebaliknya” ujar Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur DIY.

Reporter : Bagas RBTV

Penyunting Artikel : Danish

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *