KULON PROGO – Sebanyak 359 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA mulai memasuki asrama untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Berasrama, di Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kapanewon Lendah, Kulon Progo.
Dengan diantar orang tua maupun pendamping masing-masing, ratusan siswa silih berganti berdatangan di Kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Kapanewon Lendah Kulon Progo, sejak pagi. Mereka bersiap memulai kehidupan baru di asrama untuk menempuh pendidikan gratis di Sekolah Rakyat.
Para siswa langsung diarahkan menuju kamar asrama yang akan menjadi tempat tinggal mereka beberapa tahun ke depan, setelah melakukan registrasi ulang. Para siswa Nampak antusias mengawali kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat terbesar di DIY ini, meski harus berpisah dengan orang tua maupun keluarga.
“Sudah disediakan tempat tidur, banyak temannya, semua baru, senang. Dari kemarin tanya terus kapan ke SRnya begitu” ujar Tri Mulyani selaku orang tua siswa.
Selama masa orientasi, para siswa akan didampingi Taruna Akademi Angkatan Udara dan Akademi Militer. Mereka akan dibekali pemahaman tentang tata tertib asrama, pola hidup mandiri, hingga pembiasaan disiplin sejak hari pertama.
“Untuk MPLS sendiri, kami sudah ada jadwal. Untuk tanggal satu sampai dengan tanggal tujuh rencana dibersamai dengan pihak TNI, ada Taruna, saya dapat info yang dihari pertama adalah Taruna Angkatan Udara dari Adisucipto” ujar Agus Ristanto selaku Pelaksana Tugas Kepala SRT I Kulon Progo.
Pada tahun ajaran pertama ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi Kulon Progo menampung 359 siswa. Terdiri dari 31 siswa SD, 158 siswa SMP, dan 170 siswa SMA. Setelah menyelesaikan program Amplasi, para siswa akan mengikuti masa Matrikulasi selama sekitar dua bulan sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar secara penuh.
Reporter : Bagas RBTV
Penyunting Artikel : Danish
