BANTUL – Edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, terus digencarkan oleh para pegiat bank sampah di Kabupaten Bantul. Salah satunya dilakukan di Bank Sampah Becik Resik, Padukuhan Plumbungan, Kalurahan Sumbermulyo,Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.

Melalui pelatihan pengelolaan dan pemanfaatan sampah organik di Bankk Sampah Becik Resik, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai cara mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Pelatihan diikuti anggota jaringan masyarakat tani asal Pangandaran Jawa Barat, yang datang untuk belajar sekaligus bertukar pengalaman.

Pengelola Bank Sampah Becik Resik, Mirna Dewi menjelaskan, eco enzyme memiliki banyak manfaat, baik digunakan secara langsung maupun diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis. Menurutnya inovasi sabun cuci eco lime diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga.

“Dari eco enzyme kita buat produk turunan, seperti kebutuhan kita sehari-hari, kita buat sabun cuci piring kita namakan eco lime, eco enzyme lemon. Jadi yang saya tekankan ke warga atau ke masyarakat adalah mengolah sampah organik agar bisa bermanfaat untuk kita, untuk lingkungan, dan untuk menambah ilmu serta menambah income untuk keluarga kita” ujar Mirna Dewi selaku praktisi pengelolaan bank sampah.

Selain mengolah sampah organik, Bank Sampah Becik Resik juga memanfaatkan sampah nonorganik menjadi berbagai produk daur ulang, yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Reporter : Delly RBTV

Penyunting Artikel : Danish

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *