SLEMAN – Sebuah truk tronton yang mengangkut keramik terguling di jalanan menikung. Akibatnya, puluhan ton keramik yang menjadi muatan rusak dan bertebaran di jalan.

Inilah detik-detik sebuah truk tronton pengangkut keramik yang miring dan kemudian terguling saat melintasi jalanan tepatnya di Dusun Ngawen, Trihanggo, Sleman yang menikung, hari Selasa siang.

Peristiwa ini sempat terekam oleh pengendara lain yang berada di belakangnya. Akibat kejadian ini, puluhan ton keramik yang berada di atas bak truk pecah berantakan berhamburan di jalan. Menurut pengemudi truk tronton, tidak ada kerusakan di bagian ban, akan tetapi saat truk berada di jalan yang miring.

“Dari surabaya mau ke Jogja. Awalnya ini jalan enak pelan-pelan. Terus, aspalnya ini miring kiri. Jadi makanya jalannya ke kiri. Tidak bisa nahan mobilnya, akhirnya ambruk/ jatuh,” Ungkap Nurkholis, selaku pengemudi tronton.

Kejadian ini bermula, truk tronton dari Surabaya yang dikendarai oleh Nurkolis, warga Tulungagung, melaju dengan kecepatan sedang di Jalan Siliwangi Ringroad Barat. Saat mobil melewati tikungan, muatan berupa keramik yang akan di antar ke Kota Yogyakarta bergeser kekiri. Diduga terjadi berat sebelah, kendaraan truk tronton yang membawa beban sekitar 35ton tersebut terguling ke kiri jalan. Beruntung tidak terdapat kendaraan lain yang berada di kiri jalan sehingga tidak terdapat korban jiwa.

“Beliau melaju dari arah timur, kemudian sesampainya di TKP jalan menikung. Terus muatannya bergeser ke kiri. Kemudian karena truk tidak kuat, lalu terguling ke kiri. Sementara ini tidak ada korban jiwa. Untuk sopir hanya luka ringan. Ini proses pemindahan barang-barang muatan. Kemudian nanti dilanjutkan untuk evakuasi, biar jalan kembali lancar,” Ujar Aipda Paulus Danyu Sulawan, selaku Unit Laka Polsek Gamping.

Hingga Selasa sore, truk tronton naas tersebut masih dalam kondisi terguling karena masih menunggu proses evakuasi. Kecelakaan tunggal truk tronton bermuatan keramik tersebut dalam penanganan Polsek Gamping.

Reporter : Widi RBTV

Penyunting Artikel : Yuliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *