BANTUL – Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meresmikan putaran final Festival Grassroots U-10 dan U-12 Piala Presiden di JEC Soccer Field, Bantul. Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya PSSI menjaring bibit-bibit pesepak bola potensial sejak usia dini dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Erick Thohir bersama jajaran pengurus PSSI disambut ratusan peserta, pelatih, dan orang tua yang berasal dari berbagai sekolah sepak bola di Indonesia.
Pembukaan turnamen ditandai dengan penyerahan bola kepada perwakilan peserta dari sekolah sepak bola Manokwari, Papua, serta penandatanganan prasasti peresmian JEC Soccer Field sebagai pusat pembinaan talenta sepak bola usia muda.
Erick Thohir mengatakan, Festival Grassroots U-10 dan U-12 merupakan fondasi pembinaan sepak bola nasional. Menurutnya, pembinaan sejak usia dini menjadi langkah penting untuk mencetak pemain berkualitas yang diharapkan dapat memperkuat tim nasional Indonesia pada masa mendatang.
“Melihat secara langsung bagaimana kejuaraan U-10, U-12 ini menjadi fondasi untuk mencari bibit-bibit baru untuk pemain tim nasional masa depan. Apalagi FIFA sekarang sudah membuat kejuaraan U-15. Yang dimulai tahun ini di bulan Oktober. Ini juga kita harus persiapkan. Dari mana? tentu dari bibit-bibit yang nanti di bawah U-15. Tetapi bukan tidak mungkin ada salah satu, dua pemain yang U-12 bisa saja bermain di U-15,” Ujar Erick Thohir, selaku Ketua PSSI.
Penyelenggaraan festival ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi rencana penyelenggaraan Piala Dunia U-15 FIFA 2026 yang akan digelar di Azerbaijan. Erick menilai ajang tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk tampil di level internasional. Karena itu, pemain-pemain terbaik dari festival grassroots berpeluang dipantau dan diproyeksikan untuk mengikuti pembinaan menuju kelompok usia U-15.
Penyunting Artikel : Yuliana
