SLEMAN – Pasca dikunjungi Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pengelola Candi Prambanan memastikan siap melaksanakan proses restorasi candi. Restorasi 218 candi perwara ditargetkan rampung sebelum tahun 2029 mendatang.

Candi Prambanan di Sleman, Yogyakarta, baru saja dikunjungi Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Rabu kemarin.

Dari kunjungan ini, pemerintah kedua negara sepakat melakukan restorasi candi peninggalan umat Hindu tersebut. Pengelola Candi Prambanan memastikan siap melaksanakan restorasi terhadap 218 candi perwara.

Candi perwara adalah bangunan pelengkap berukuran lebih kecil yang mengelilingi candi utama dalam sebuah komplek percandian.

Nantinya pemerintah India akan membantu restorasi untuk 54 candi perwara yang berada di sisi timur laut atau sekitar seperempat dari total 218 candi perwara.

Proses restorasi akan dilakukan menggunakan teknik anastilosis di dalam arkeologi dengan tidak merubah dari bentuk asli.

Kick off restorasi akan dimulai satu bulan ke depan dengan target rampung sebelum tahun 2029.

Pengelola wisata Candi Prambanan memastikan, proses restorasi bangunan candi perwara tidak akan mengganggu aktivitas wisatawan.

“Jadi, rekonstruksi untuk candi-candi perwara, kami tidak akan menutup candi secara total. Tetapi kan ada zonasi-zonasinya. Jadi di mana area-area yang harus ada pembangunan candi perwara, itu mungkin kita tutup untuk publik. Sementara area yang lain yang tidak, itu tetap kita buka untuk publik. Jadi sifatnya kita sangat fluid sekali. Kita akan mengikuti apa yang menjadi arahan dari MCB,” Ungkap Febrina Intan, selaku Dirut Injourney Destination Management, pengelola TWC Prambanan.

Restorasi Candi Prambanan menjadi satu dari 16 kerja sama yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Reporter : Widi RBTV

Penyunting Artikel : Yuliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *