KULON PROGO – Progres pembangunan Sekolah Rakyat Kulon Progo di Padukuhan Wonolopo, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, telah mencapai lebih dari 90%. Gedung sekolah tersebut ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.

Sekolah Rakyat Kulonprogo menjadi salah satu dari 104 gedung permanen Sekolah Rakyat yang direalisasikan pemerintah pada 2026. Fasilitas ini disiapkan sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan.

“Ini sudah bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar. Tahun ini kita menerima lebih dari 300 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA. Jika tahun lalu ada lebih dari 15.000, tahun ini ditambah lebih dari 30.000. Tahun depan insyaallah sudah menambah lebih dari 100.000,” Ujar Saifullah Yusuf, selaku Mentri Sosial RI.

Hingga saat ini, Sekolah Rakyat Kulonprogo telah menerima sekitar 300 siswa baru yang tersebar di jenjang SD, SMP, dan SMA. Sementara itu, kapasitas sekolah diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa.

“Kesiapan Sekolah Rakyat yang hari ini tadi kita dikumpulkan adalah calon kepala sekolah, guru-guru, murid, dan wali murid. Tentunya hal ini memberikan kepastian dan kejelasan bahwa Sekolah Rakyat di tahun ini bisa dilaksanakan untuk penerimaan atau untuk proses belajar mengajar,” Ujar Ambar Purwoko, selaku Wakil Bupati Kulon Progo.

Secara nasional, program Sekolah Rakyat diperkirakan dapat menampung ribuan pelajar apabila seluruh sarana dan prasarana di berbagai daerah telah siap beroperasi.

Reporter : Bagas RBTV

Penyunting Artikel : Yuliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *