SLEMAN – Kebakaran melanda lahan tanah kas desa seluas sekitar delapan hektare di wilayah Ngawen, Trihanggo, Sleman, Senin sore. Lahan yang didominasi rumput dan ilalang kering itu terbakar hebat, sementara angin kencang membuat api cepat merembet ke area lain.

Petugas pemadam kebakaran bersama unsur TNI, Polri, dan warga setempat berupaya memadamkan api agar tidak meluas. Lokasi kebakaran diketahui berada di dekat area pembangunan jalan tol layang sehingga penanganan dilakukan secepat mungkin untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Tim menerjunkan tujuh personil damkar dibantu relawan dan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Karena hembusan angin cukup kencang, petugas terpaksa melakukan pemadaman dari jarak aman sambil memutus semak belukar dan ilalang kering agar api tidak semakin menjalar.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah petugas membagi personil ke beberapa titik kebakaran.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Polisi mendalami kemungkinan kebakaran dipicu ulah manusia maupun faktor lain di lokasi kejadian.

“Kebakaran lahan tanah kas desa yang sudah tidak dipakai oleh Kalurahan, sehingga hanya ditanami tanaman-tanaman ilalang saja. Luasnya kurang lebih 8,5 hektar. Berdekatan dengan pembangunan jalan tol, kemudian juga ada beberapa pemukiman warga yang berpotensi kebakaran yang merembet ke pemukiman warga sekitar.
Kami masih melaksanakan proses penyelidikan terkait dengan penyebabnya seperti apa., nanti kami bersama dengan rekan-rekan dari Damkar dan juga dari TPI (Tim Penyelidik Identifikasi), Unit gabung dari Kabupaten Sleman untuk melakukan pendalaman terkait dengan penyebab dari kebakaran lahan ini,” Ujar AKP Bowo Susilo, selaku Kapolsek Gamping.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh lahan kas desa seluas sekitar delapan hektare dilaporkan hangus terbakar.

Reporter :Widi RBTV

Penyunting Artikel : Yuliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *