SLEMAN-Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada telah selesai melakukan penelitian terkait kemunculan api misterius di sebuah rumah di Seyegan, Sleman. Dalam penelitian yang melibatkan 18 pakar berbagai bidang ilmu, tim berkesimpulan tidak menemukan bukti kuat bahwa api muncul secara alami dan dapat menyala karena pemantik elektromagnetik maupun menyala sendiri.

Setelah melakukan penelitian dengan menggunakan berbagai peralatan pendukung serta penelitian laboratoris, tim dari PKPE Fakultas Teknik UGM menegaskan tidak ditemukan bukti-bukti yang cukup kuat bahwa api muncul secara alami.

Dalam pengukuran medan elektromagnetik untuk mencari kemungkinan medan elektromagnetik yang berpotensi sebagai pemantik nyala api, hasilnya menunjukkan medan listrik dan medan magnetik dalam level normal. Demikian pula pemetaan bawah permukaan yang menggunakan teknologi georadar dan geolistrik untuk mencari kemungkinan kehadiran sumber gas di bawah permukaan dan koneksi sumber gas, tim tidak menemukan cukup bukti api dapat muncul secara alami dan dapat menyala karena pemantik elektromagnetik maupun menyala sendiri mengikuti kaidah self ignition.

“Hasil menunjukkan bahwa medan listrik dan medan magnetik pada level normal, jadi aman. Yang kedua pemetaan bawah permukaan menggunakan teknologi georadar dan geolistrik untuk mencari kemungkinan kehadiran sumber gas dibawah permukaan dan koneksi sumber gas tersebut dengan permukaan. Yang ketiga pengukuran dengan portable gas detektor untuk melakukan pengukuran kandungan gas. Seiring dengan berjalanya waktu, tim tidak menemukan cukup bukti kuat bahwa api muncul secara alami dan dapat menyala karena pemantik elektromagnetik maupun menyala sendiri, mengikuti kaidah self ignition,” Ungkap Prof. Alva Edy Tontowi, selaku Ketua Tim Peneliti.

Hasil penelitian ini selanjutnya akan diserahkan ke BPBD Kabupaten Sleman untuk langkah-langkah yang selanjutnya.

Reporter : Widi, RBTV.

Penyunting Artikel: Yuliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *