KULON PROGO – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Samigaluh Kulon Progo kini mulai menyasar kelompok rentan. SPPG Gerbosari untuk pertama kalinya menyalurkan MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita setelah menjangkau siswa sekolah.

Perluas manfaat Program Makan Bergizi Gratis, sebanyak tiga puluh delapan penerima manfaat dari empat posyandu di Kalurahan Gerbosari mendapatkan paket makanan bergizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Gerbosari, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, sasar kelompok tiga B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Distribusi dilakukan ke sejumlah padukuhan, di antaranya Jetis, Karang, Jati, dan Celumprit, dengan penerima manfaat terdiri dari empat ibu hamil, tiga belas ibu menyusui, dan dua puluh satu balita usia satu hingga lima tahun, dengan penyesuaian menu yang berbeda dengan yang diberikan di sekolah.

Penyesuaian dilakukan agar makanan sesuai dengan kebutuhan gizi serta aman dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Untuk balita, makanan diolah dengan tekstur yang lebih lunak dan mudah dikunyah. Sayuran dimasak matang, sementara buah yang diberikan dipilih dari jenis yang bertekstur lembut seperti pisang, pepaya, dan semangka. Selain menu khusus, proses pengolahan makanan juga dilakukan secara terpisah untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

“Dalam melaksanakan program MBG jadi sasaran 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Kami SPPG Samigaluh Gerbosari memperhatikan aspek keamanan pangan, baik dalam penyusunan menu, pemilihan bahan baku, pengolahan makanan, sampai pada distribusi kepada penerima manfaat, sehingga kebutuhan gizi pada sasaran 3B tercukupi,” ujar Sekar selaku Ahli Gizi SPPG Gerbosari.

Diharapkan, seluruh sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kalurahan Gerbosari dapat terlayani, hingga perluasan program ke kalurahan lain di wilayah Samigaluh sesuai kesiapan operasional dan data penerima manfaat yang tersedia.

“Nasi, sayur, lauk itu setiap hari makan, tetapi MBG ada buahnya. Anak saya enggak setiap hari makan buah, karena keadaan ekonomi juga jadi belum bisa makan buah setiap hari. Tapi alhamdulillah dapat MBG, anak saya makan buah setiap hari,” ujar Unti Kharisma selaku Penerima Manfaat.

Reporter: Bagas RBTV

Penyuting Artikel: Vera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *