BANTUL-Sebanyak 20 pasangan pengantin mengikuti prosesi nikah gratis dengan konsep unik di atas pesawat terbang di Kabupaten Bantul. Pernikahan massal ini digelar sebagai bentuk bantuan bagi pasangan kurang mampu agar dapat menikah secara resmi.

Sebelum akad nikah berlangsung, para pasangan terlebih dahulu mengikuti prosesi penyambutan pedang pora oleh taruna kampus penerbangan, dilanjutkan dengan doa bersama.

Akad nikah kemudian dilaksanakan secara bergantian di tiga armada milik Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, yakni pesawat Boeing 737-200, Cessna, dan sebuah helikopter.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Baznas DIY, Forum Ta’aruf Indonesia, dan STTKD Yogyakarta. Selain gratis, setiap pasangan juga memperoleh mahar berupa perlengkapan ibadah, cincin, serta paket kosmetik.

“Mengadakan nikah bareng itu di tempat tempat yang unik. Tahun ini bersama kami Baznas DIY di STTKD, karena ada program pesawat. Karena tadi, takelinenya takeoff menuju hallal insyaemas, itu semuannya berkaitan. Harapannya mudah mudahan mereka yang mungkin karena banyak hal tidak bisa melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat pada saat ini, ini bisa kami bantu untuk menghalalkan,” Ujar Puji Astuti, selaku Ketua Baznas DIY.

Salah satu pasangan peserta, Wahyu dan Anita asal Sleman, mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut. Keduanya telah lama merencanakan pernikahan, namun harus menundanya karena keterbatasan biaya.

“Ini karena konsepnya unik, menarik, apalagi di sekolah tinggi STTKD kan favorit. Yang menarik itu pernikahannya diatas pesawat, paling beda sendiri,” Ujar Wahyudi dan Anita, selaku pasangan pengantin.

Melalui program nikah gratis ini, para pasangan berharap dapat memulai kehidupan rumah tangga dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan.

Reporter : Delly RBTV

Penyunting Artikel : Yuliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *