KULON PROGO – Pemerataan akses Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan hingga menjangkau wilayah pelosok di Kabupaten Kulon Progo. Penggunaan kendaraan roda dua dipilih agar program tersebut dapat menjangkau titik-titik yang sulit diakses.

Pemerintah terus memastikan pemerataan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis tanpa memandang lokasi tempat tinggal masyarakat, termasuk bagi siswa sekolah di wilayah terpencil.

Salah satunya dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gerbosari, Samigaluh, Kulon Progo. Setiap hari, ratusan paket makanan bergizi didistribusikan menggunakan sepeda motor ke berbagai sekolah, termasuk sekolah yang berada di kawasan perbukitan dan pelosok daerah.

Medan pegunungan dengan kontur jalan yang tidak lebar membuat mobil pengantar MBG tidak dapat menjangkau seluruh lokasi penerima manfaat. Karena itu, sepeda motor digunakan sebagai sarana distribusi utama agar bantuan tetap tersalurkan secara optimal.

“Tantangan atau yang kita hadapi itu mungkin di daerah Samigaluh itu banyak pegunungan mas, jadi naik turun untuk jalannya. Ya, itu untuk kita bawa muatan atau isi ompreng itu, ya kurang lebih 100 ompreng untuk naik turun jalannya itu agak sulit, kayak ban bocor itu enggak ada bengkel di sana. Terus untuk tantangannya itu kalau sudah ban bocor, ya kita sulit untuk cari bengkelnya di sana,” ujar Ronny selaku Kurir SPPG Samigaluh.

Meski menggunakan kendaraan roda dua, proses penyaluran dilakukan secara terorganisir dan penuh kehati-hatian agar makanan diterima siswa dalam kondisi baik dan tepat waktu.

“Alhamdulillah, kurirnya di sini selalu tepat waktu datang pagi dan semua dalam keadaan baik, lancar. Untuk MBG ini sangat membantu sekali karena para siswa yang jauh-jauh yang belum sempat sarapan, setelah di madrasah bisa sarapan bersama dengan teman-temannya,” ujar Mulyanto selaku Guru MIN 3 Kulon Progo.

Dengan dukungan gizi yang cukup, siswa diharapkan mampu belajar lebih optimal, tumbuh sehat, serta menjadi bagian dari generasi unggul.

Reporter: Bagas RBTV

Penyuting Artikel: Vera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *