KARANGANYAR – Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, membuka program sertifikasi dan training of trainer (TOT) bagi pelatih atlet disabilitas. Program ini untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia ke depan.

Menpora, Erick Thohir, membuka program pelatihan bagi pelatih atau calon pelatih atlet disabilitas di Markas NPC Indonesia, Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah.

Program ini dibuka untuk akselerasi tenaga pelatih agar dapat menjaring dan membina potensi atlet disabilitas. Pelatihan intensif ini berlangsung tiga hari, Selasa hingga Kamis mendatang.

Pelatihan diikuti dua ratus orang peserta dari dua puluh sembilan wilayah di Indonesia. Erick mengatakan kehadiran pelatih akan menjadi kunci untuk mewujudkan olahraga yang inklusif.

“Kita akan coba mengsertifikasi, ini bukan berarti kita jadi menara gading Kemenpora, tapi bekerja sama dengan NPC agar mereka kembali ke daerah menjadi kualifikasi diterima untuk menjadi pakar kepelatihan, dan ini jumlahnya dua ratus tidak cukup saya tahu, kita akan coba lagi nanti tambah seratus dan kalau bisa setiap tahun akan terus bertambah, dan kita berharap jangan ganti menteri tetapi ganti program jadi program ini terus ada,” ujar Erick Thohir selaku Menpora RI.

Sementara program pencarian atlet NPC Indonesia masih terus berjalan, salah satunya menggunakan aplikasi Jagain. Aplikasi ini sebagai tools untuk mendata atlet dan memantau program kepengurusan provinsi NPC Indonesia.

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Penyuting Artikel: Vera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *