YOGYAKARTA- Kabar duka datang dari dunia pergerakan mahasiswa dan seni tanah air. Aktivis reformasi 1998 sekaligus musisi perlawanan, John Tobing, meninggal dunia pada Rabu malam di Yogyakarta.
Indonesia kehilangan salah satu figur penting dalam sejarah perjuangan rakyat. John Sonny Marhasak Lumbun Tobing, yang lebih dikenal sebagai John Tobing, berpulang setelah puluhan tahun mengabdikan hidupnya bagi gerakan sosial dan seni perjuangan.
John Tobing meninggal dunia pada Rabu sekitar pukul 22.15 WIB di RSA Universitas Gadjah Mada. Almarhum sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat stroke yang dideritanya dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai musisi, John Tobing dikenang melalui lagu legendaris Darah Juang yang sarat keberpihakan pada rakyat kecil. Lagu tersebut terus bergema dalam aksi-aksi demonstrasi mahasiswa sejak era orde baru hingga reformasi dan menjadi simbol perlawanan serta keberanian menyuarakan keadilan.
Saat ini jenazah John Tobing disemayamkan di Rumah Sakit Bethesda dan direncanakan dimakamkan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Kepergian John Tobing meninggalkan duka mendalam bagi para aktivis lintas generasi.
Reporter: AGUNG
Penyunting Artikel: USWATUN KH
