BANTUL-Alih-alih mengisi bulan Ramadhan dengan aktivitas yang positif, puluhan remaja di Bantul justru terlibat dalam aksi tawuran setelah melaksanakan shalat Subuh. Peristiwa ini berlangsung pada Minggu kemarin sekitar pukul 6 pagi di kawasan JJLS, Kretek, Kabupaten Bantul.
Aksi para remaja itu terekam oleh kamera ponsel warga dan menyebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak beberapa kelompok remaja yang mengendarai sepeda motor dengan jumlah sekitar 20 hingga 40 orang berkonvoi di sepanjang jalan tersebut.
Tawuran berlangsung dalam waktu singkat setelah kelompok-kelompok tersebut saling adu suara knalpot, yang pada akhirnya memicu emosi mereka. Bentrokan terjadi menggunakan tangan kosong hingga sabuk, sehingga membuat pengguna jalan lainnya merasa ketakutan.
Anggota kepolisian yang telah bersiaga di beberapa lokasi segera menuju tempat kejadian, namun para pelaku telah melarikan diri lebih dulu, sehingga tidak ada yang dapat diamankan.
Meskipun pihak kepolisian telah melakukan patroli dan pengawasan, sekelompok remaja diduga mencoba menghindari petugas melalui jalan-jalan kecil dan daerah pedesaan. Aparat akhirnya berhasil membubarkan kepadatan dan mengusir para remaja dari tempat tersebut.
Tidak terdapat laporan mengenai korban cedera dalam kejadian ini, namun, kepolisian menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak remaja yang mengendarai sepeda motor setelah shalat Subuh, terutama waktu pagi pada hari Sabtu dan Minggu .

Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Mengenai peristiwa keributan yang sedang viral di media sosial, kami mengkonfirmasi bahwa peristiwa tersebut memang terjadi. Namun, saat kejadian terjadi, kami dapat segera membubarkan keributan, dan petugas kami memastikan bahwa rombongan tersebut telah meninggalkan lokasi kejadian agar keributan tidak semakin meluas,” ungkap Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul.
Reporter: DELLY RBTV
Penyunting artikel: LAILI
