KULON PROGO-Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, bersama ratusan personel gabungan, melaksanakan kegiatan bersih-bersih di kawasan Pasar Wates. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Kulon Progo Asri yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan wajah Kota Wates.

Personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan jajaran perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan menargetkan kawasan pasar sebagai salah satu lokasi penting masyarakat yang memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

Aksi ini tidak hanya merupakan kegiatan bersih-bersih biasa, namun juga merupakan kewajiban yang diamanatkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Program ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo, Duana Heru, menyatakan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Duana Heru, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)

“Banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai pengelolaan sampah saat ini. Orang sering menyebut TPA sebagai lokasi pembuangan akhir sampah, meliputi semua jenis sampah, baik yang organik maupun anorganik, dibuang ke tempat tersebut. Namun, metode baru kini telah disampaikan oleh Bapak Menteri bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu. Oleh karena itu, sampah organik seperti daun dan sisa makanan tidak boleh dibuang, melainkan harus dikelola secara mandiri,” ungkap Duana Heru, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkala ini, pemerintah mengharapkan tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin tinggi, sehingga Kota Wates dapat menjadi kawasan yang bersih, nyaman, dan sehat bagi penduduk serta pengunjung.

Reporter: BAGAS RBTV

Penyunting artikel: LAILI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *