SLEMAN– Awan panas guguran kembali terjadi di puncak Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rabu pukul 17.05 WIB.

Peristiwa tersebut terekam kamera Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, dengan tayangan yang dipercepat 20 kali.

BPPTKG mencatat awan panas guguran berdurasi 140,5 detik dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan jarak luncur mencapai 1,5 kilometer dari puncak. Arah luncuran terpantau menuju hulu Sungai Boyong.

Meski demikian, jarak luncur awan panas masih relatif aman karena berada sekitar 7 kilometer dari kawasan permukiman warga. Peristiwa ini juga tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang tinggal di lereng Merapi.

BPPTKG tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini kawasan puncak Merapi sedang diguyur hujan yang berpotensi memicu bahaya lanjutan.

Reporter: WIDI

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *