KULON PROGO-Menjelang pelaksanaan ibadah Haji 2026 yang akan berlangsung dalam beberapa bulan lagi, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama pihak-pihak yang berwenang, menyelenggarakan simulasi embarkasi Haji. Kegiatan ini diadakan di Hotel Novotel Temon, Kabupaten Kulon Progo.
Simulasi embarkasi Haji oleh Pemerintah Provinsi DIY dilakukan sebagai langkah persiapan menyambut embarkasi Haji baru di Kulon Progo, sejalan dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Rangkaian simulasi ini meliputi penerimaan, perbekalan, penyerahan kartu nusuk, paspor, visa, perlengkapan kesehatan, gelang identitas, serta penyampaian informasi mengenai layanan selanjutnya bagi calon jemaah Haji.
Hasil dari simulasi menunjukkan bahwa proses berlangsung secara efisien dan sesuai dengan kondisi nyata yang akan dihadapi selama pelaksanaan operasional Haji yang sesungguhnya. Simulasi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi aspek–aspek penting yang perlu dievaluasi dan diperbaiki sebelum pelaksanaan Haji tahun 2026.
Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayati, menyatakan bahwa simulasi ini adalah usaha Pemda DIY untuk memanfaatkan keberadaan YIA dalam mengembangkan layanan operasional Haji di Kulon Progo. Semua kebutuhan calon jemaah, termasuk tempat tinggal sementara, akan difasilitasi melalui hotel-hotel yang berada di sekitar bandara.

Ni Made Dwipanti Indrayati, Sekda DIY (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Mengoptimalkan fasilitas penginapan, khususnya hotel yang sudah ada, ini dapat dimanfaatkan sebagai hotel Haji. Kami berpendapat bahwa membangun hotel baru akan memerlukan biaya yang cukup besar, sementara aktivitas haji hanya berlangsung sekitar 2-3 bulan setiap tahunnya,” ujar Ni Made Dwipanti Indrayati, Sekda DIY.
Diharapkan pelaksanaan embarkasi Haji di kawasan YIA tidak hanya dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan infrastruktur dan perekonomian di Kabupaten Kulon Progo.
Reporter: BAGAS RBTV
Penyunting artikel: LAILI

Wah, ide bagus sekali! Semoga simulasi ini bisa membantu mempersiapkan diri untuk rencana embarkasi haji yang lebih baik di masa depan.