SLEMAN– Meski banyak langkah dan angka untuk membangun Indonesia, namun sejauh ini belum ada yang disebut Prabowonomics. Belum ditemukan pintu masuk untuk membahas apa yang disebut dengan Prabowonomics tersebut.

Dalam sebuah perbincangan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fisipol Universitas Gadjah Mada, hari Selasa, Rocky Gerung mengungkapkan tidak ada yang disebut dengan Prabowonomics.

Penyebutan dari sisi pernyataan Prabowo Subianto sendiri maupun penyematan dari kalangan kampus juga tidak pernah muncul. Berbeda dengan Thatchernomics yang berawal dari pernyataan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher, yang secara tegas menolak gangguan aksi buruh dalam masa pemerintahannya atau Reaganomics yang istilahnya muncul dari pembahasan para akademisi di masa pemerintahan Ronald Reagan di Amerika Serikat.

Rocky Gerung, Akademisi (Source: Kabar Jogja RBTV)

“Apakah UGM pernah berbicara tentang Prabowonomics, jadi Pak presiden mengucapkan sendiri. Reagen tidak mengucapkan Reaganomics dia dihasilkan oleh discuss panjang untuk menyebutkan bahwa ini a kind of economics yang bernama Reaganomics. Jadi kita mulai melihat bahwa, keinginan presiden untuk memperlihatkan postur dia di dunia internasional tidak di panning up oleh tradisi akademis,” ujar Rocky Gerung, Akademisi.

Bahkan Rocky Gerung menilai semakin hari, Indonesia semakin kehilangan konsep republikan. Rocky Gerung kemudian mengajak seluruh elemen dan pemikir serta akademisi untuk membangkitkan republikanisme.

Reporter: WIDI

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *