BANTUL– Keraton Yogyakarta menggelar upacara labuhan di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kapanewon Kretek. Upacara ini dilaksanakan dalam rangka Tingalan Jumenengan Dalem atau peringatan kenaikan tahta Sri Sultan Hamengku Buwono X yang ke-38.

Upacara labuhan merupakan tradisi sakral tahunan keraton Yogyakarta yang digelar pada bulan ruwah berdasarkan penanggalan jawa. Prosesi ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa keselamatan bagi raja, rakyat, serta para leluhur.

Rangkaian upacara diawali dengan pemberangkatan ubarampe yang sebelumnya diinapkan di Bangsal Sri Manganti, Kompleks Keraton Yogyakarta. Setelah melalui persiapan ubarampe kemudian dibawa menuju Pantai Parangkusumo.

Sesampainya di Cepuri Parangkusumo, ubarampe diserahkan kepada juru kunci untuk didoakan sebelum dilarung ke Pantai Selatan. Prosesi labuhan ini disambut antusias oleh masyarakat serta wisatawan yang memadati kawasan Parangkusumo.

Abdul Halim Muslih, Bupati Bantul  (Source: Kabar Jogja RBTV)

“Kita mengikuti serah terima ubarampe, yang akan di larung dalam labuhan tingalan jumenengan dalem atau ulang tahun penobatan Ngarso Dalem sebagai Raja Ngayogyakarta Hadiningrat. Dimana ini mengandung makna doa bahwa semoga beliau panjang umur, sehat, seluruh keluarga beliau dan kita semua para abdi dalem ini dilindungi oleh Allah SWT, serta Yogyakarta senantiasa aman, tentram dari berbagai marabahaya,” ujar Abdul Halim Muslih, Bupati Bantul.

Reporter: DELLY

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *