KULON PROGO– Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, menegaskan akan tetap memprioritaskan pengembangan desa wisata yang sudah ada sebagai salah satu daya tarik utama sektor pariwisata nasional pada Tahun 2026.

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, saat melakukan kunjungan kerja ke desa wisata Segajih, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, menilai potensi yang dimiliki desa wisata Segajih merupakan modal penting yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya pengelolaan desa wisata yang berbasis masyarakat mampu menarik minat wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Ni Luh Puspa, Wamenpar RI (Source: Kabar Jogja RBTV)

“Kita ingin tidak hanya jumlah desa wisata yang bertambah tapi sisi kualitasnya, karena pariwisata berkualitas juga masuk dalam program kami dimana di dalamnya intinya apa saja, kita memberikan quality of experience atau kualitas pengalaman kepada wisatawan. Sehingga kita tentu akan mendorong bersama-sama dan juga berkolaborasi dengan Pemda serta masyarakat tentang bagaimana meningkatkan kualitas SDM, menguatkan kelembagaan, dan experience apa yang nantinya kita berikan pada wisatawan, ” ujar Ni Luh Puspa, Wamenpar RI.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sutarman menyebutkan, dari 29 desa wisata yang ada di Kulon Progo, baru sekitar 8 hingga 10 desa wisata yang masuk kategori berkembang atau mandiri.

Sutarman, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo (Source: Kabar Jogja RBTV) 

“Memamng desa wisata di Kulon Progo itu jumlahnya 29 cuman memang yang menengah ke atas yang kunjungannya itu aktif itu memang tidak semuanya, jadi sekitar 8 sampai 10 yang memang sudah terbiasa menerima tamu dan publikasinya sudah baik serta diterima oleh wisatawan. Kendalanya memang di sisi promosi, kemudian kegigihan mereka,” ujar Sutarman, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo.

Untuk mendorong pengembangan desa wisata yang belum optimal, Dinas Pariwisata Kulon Progo menyiapkan sejumlah program percontohan serta pengembangan website khusus.

Desa wisata Segajih dikenal sebagai salah satu desa wisata terbaik di wilayah Bumi Binangun. Dalam kunjungannya, wakil menteri pariwisata menyaksikan proses pengolahan makanan tradisional berupa gula semut, membatik bersama warga, serta melihat langsung homestay yang dikelola masyarakat setempat untuk wisatawan.

Reporter: BAGAS

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *