KARANGANYAR– Suasana haru menyelimuti keluarga Hariadi, warga Karanganyar yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR di Makassar. Keluarga pun masih syok atas kepergian Hariadi.
Keluarga serta kerabat salah satu awak pesawat ATR 42-500 jurusan Yogyakarta-Makassar yang mengalami kecelakaan masih berkumpul di rumah duka di desa Jati, Karanganyar, Jawa Tengah.
Hariadi adalah seorang suami sekaligus bapak berusia 46 tahun yang menjadi korban kecelakaan tersebut. Keluarga pun hingga saat ini masih terus memantau informasi perkembangan pencarian para korban.
Adik ipar korban, Hary Muliana mengatakan, kakaknya Hariadi terakhir menghubungi keluarga saat akan menjalani penerbangan tersebut. Keluarga tidak ada firasat apapun, tidak ada yang menyangka bahwa pamitan lewat video call tersebut menjadi yang terakhir.
Hary Muliana, Adik Ipar Korban (Source: Kabar Jogja RBTV)
“Dia itu sudah bekerja di perusahaan tersebut sudah lama, namun tanggal dan tahun pastinya saya kurang tau. Biasanya memang sebelum berangkat itu video call, di hari Sabtu pagi dia sempat video call dengan keluarga dan istri. Waktu pemberangkatan dia posisinya sebagai FOO atau Flight Operation Officer” ujar Hary Muliana, Adik Ipar Korban.
Seperti yang diketahui, pesawat ATR 42-500 jurusan Yogyakarta-Makassar hilang kontak saat hendak mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pesawat yang membawa sepuluh orang penumpang termasuk Hariadi tersebut, hilang di kawasan Gunung Buluaraung, Pangkep Sulsel.
Reporter: RIZKI BUDI PRATAMA
Penyunting Artikel: USWATUN KH
