SRAGEN-Distribusi program makan bergizi gratis untuk ibu hamil dan ibu menyusui telah dimulai secara bertahap di Sragen. Program ini sudah dilaksanakan di sepuluh desa yang berada di Kecamatan Kedawung.
Distribusi MBG bagi ibu hamil dan ibu menyusui dilakukan oleh para kader atau Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta program Keluarga Berencana (KB) di setiap desa. Mereka berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan MBG yang diberikan dua kali seminggu ini.
Para kader ini mengantar menu MBG dengan menggunakan sepeda motor. Seringkali mereka harus melewati jalan yang sempit. serta tanjakan dan turunan, agar menu MBG tersebut dapat sampai kepada para ibu hamil dan ibu menyusui.
Para penerima manfaat Program MBG mengaku terbantu dengan adanya program ini. Hal ini disebabkan oleh kesibukan mereka dalam mengurus keluarga yang seringkali membuat mereka tidak sempat untuk sarapan.

Sri Purwanti, penerima MBG (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Sangat bermanfaat, sarapan menjadi lebih teratur, memang sulit juga mengurus anak dan rumah sendiri, semoga program ini dapat terus dilanjutkan,” ungkap Sri Purwanti, penerima MBG.
Target jumlah ibu hamil di Kecamatan Kedawung, Sragen, ditentukan sebanyak 335 orang , sedangkan jumlah ibu menyusui ditetapkan sebanyak 493 orang. Sementara itu, jumlah distributor yang merupakan kader TKP KB di setiap desa bervariasi antara 12 hingga 15 orang.

Rina Utari, Tim Pendamping Keluarga (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Penyalurannya langsung diberikan kepada wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui dengan anak berumur 0 sampai 1 tahun,” ujar Rina Utari, Tim Pendamping Keluarga.
Program berskala nasional ini ditujukan kepada ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengurangi risiko stunting. Harapannya, balita dapat tumbuh dengan sehat.
Reporter: RIZKI BUDI PRATAMA RBTV
Penyunting artikel: LAILI
