SLEMAN– Kawasan desa wisata Kembang di Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan, Sleman, tidak hanya menyuguhkan panorama alam pedesaan tetapi juga menghadirkan beragam potensi kesenian tradisional kepada para pengunjung.
Selain menikmati pemandangan hamparan persawahan, wisatawan yang datang diajak menyaksikan pertunjukan seni tari dan karawitan yang dipentaskan di panggung terbuka kawasan destinasi Punthuk Negoro. Bahkan, pengunjung juga dapat terlibat langsung dengan belajar memainkan instrumen gamelan mulai dari bonang, kenong, gong, gender, hingga menabuh kendang.
Pada momen libur sekolah, libur nasional, maupun akhir pekan, desa wisata Kembang kerap dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara. Wisatawan datang silih berganti melalui paket wisata berkonsep village tour yang disediakan pengelola desa wisata.
Kegiatan edukasi karawitan dipandu oleh kelompok karawitan Puspa Laras, yang beranggotakan belasan orang dari lintas generasi. Kelompok ini telah berdiri sejak 3 tahun lalu dan telah memiliki nomor induk kebudayaan.
Menurut Carik Kalurahan Madurejo, Hartoto Wahyudi, keberadaan kelompok karawitan tersebut tidak hanya bertujuan melestarikan budaya lokal, tetapi juga mendukung pengembangan desa wisata yang dirintis melalui kelompok sadar wisata atau Pokdarwis.
Hartoto Wahyudi, Carik Kalurahan Madurejo (Source: Kabar Jogja RBTV)
“Dan di Madurejo ini selain untuk pentas-pentas, juga untuk melestarikan potensi kebudayaan di Madurejo. Itu juga mendukung adanya desa wisata, seperti halnya tadi di desa wisata Kembang, kita kedatangan tamu sekolah internasional dari Jakarta. Jadi tadi diadakan village tour dan edukasi untuk karawitan serta tarian,” ujar Hartoto Wahyudi, Carik Kalurahan Madurejo.
Antusiasme pengunjung terlihat tinggi termasuk dari wisatawan asing yang mengaku baru pertama kali mencoba memainkan gamelan, karena instrumen tersebut tidak mereka temui di negara asalnya.
Yoseva, Pelajar Asing (Source: Kabar Jogja RBTV)
“Senang dan mudah untuk dimainkan, suaranya juga bagus unik di daerah asal juga tidak ada seperti ini. Ini baru pertama kali dan belum pernah belajar.” ujar Yoseva, Pelajar Asing.
Desa wisata Kembang sendiri merupakan satu dari 3 desa wisata yang berada di Kalurahan Madurejo. Tarif kunjungan dikemas dalam berbagai paket wisata yang mencakup layanan makan hingga tur ke sejumlah potensi unggulan desa wisata setempat.
Reporter: WIDI
Penyunting Artikel: USWATUN KH
