SLEMAN-Hujan lebat yang disertai dengan angin kencang yang menerpa hampir seluruh daerah Kabupaten Sleman pada Senin sore mengakibatkan kios-kios yang digunakan untuk pasar malam di Godean, Sleman, menjadi rusak parah. Kekuatan angin yang sangat kuat membuat atap seng dan berbagai barang dagangan yang telah mulai dipajang menjadi berantakan akibat tiupan angin kencang.

Kekuatan tiupan angin yang menyertai hujan lebat menyebabkan pasar malam yang berlangsung di sebuah lapangan Sidomoyo, Godean, Sleman menjadi berantakan.

Sejumlah tenda yang disiapkan untuk aktivitas perdagangan juga terbang. Menurut salah satu pedagang, angin yang kencang berlangsung selama sekitar tujuh menit itu menyebabkan tendanya roboh.

Sabilina, pedagang (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)

“Semua berantakan dan basah, beberapa di antaranya rusak. Kejadian ini berlangsung sekitar 5 hingga 7 menitan,” ungkap Sabilina, pedagang.

Kejadian ini berawal dari cuaca yang sangat panas di bawah terik matahari. Tiba-tiba, langit berubah menjadi gelap dan hujan deras disertai angin kencang pun turun. Puluhan kios serta arena permainan yang biasanya beroperasi pada malam hari di pasar malam roboh. Namun, dalam insiden ini, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Pasar malam tersebut baru saja dibuka selama dua hari.

Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Meskipun telah mengalami cuaca buruk, para pedagang dan pemilik usaha mainan segera melakukan perbaikan agar dapat kembali beroperasi pada hari berikutnya.

Nia, pedagang (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)

“Kalau yang terangkat dan roboh sekitar 12 tenda serta barang-barang milik pedagang. Padahal pasar malam baru berjalan selama dua hari dari total tiga minggu,” ujar Nia, seorang pedagang. 

Pasar malam yang menyediakan hiburan berupa permainan anak-anak dan tempat berbelanja untuk masyarakat telah dibuka sejak hari Sabtu minggu lalu, dan direncanakan akan berakhir pada tanggal 31 Januari mendatang.

Berdasarkan informasi dari BPBD Sleman, angin kencang yang melanda lima kecamatan di Sleman juga mengakibatkan terjadinya pohon tumbang.

Supriyanto, warga (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)

“Hujan lebat dan angin kencang menyebabkan pohon jatuh menimpa kabel, selain itu juga mengakibatkan akses jalan terputus,” Supriyanto, warga.

Reporter: WIDI RBTV

Penyunting artikel: LAILI 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *