SLEMAN– Jamaah masjid Al Hikmah Jurugsari, Condongcatur, Depok, Sleman, mengikuti pengajian Ahad Legi dengan menghadirkan pendakwah asal Madinah Arab Saudi, Syekh Adly Jaber. Dakwah yang disampaikan mengangkat tema perdamaian dan toleransi antarumat beragama.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Ali Jaber dengan program masjid Al Hikmah Jurugsari, Condongcatur, Depok, Sleman bertajuk Ngopi singkatan dari ngolah pikir atau ngobrol perkara islam.

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat setempat yang memiliki latar belakang keberagaman agama.

Meski dakwah disampaikan dalam bahasa Arab, jamaah tetap mengikuti pengajian dengan khusyuk melalui penerjemah yang mendampingi pendakwah selama penyampaian materi.

Ketua takmir masjid Al Hikmah Jurugsari, Ahmad Rohim mengatakan, program ngopi menjadi sarana dakwah yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan religius warga melalui kolaborasi dengan Yayasan Ali Jaber.

Ahmad Rohim, Ketua Takmir Masjid Al Hikmah Jurugsari (Source: Kabar Jogja RBTV) 

“Konsep ini kita gabungkan dengan program yang ada di Yayasan Ali Jaber dan yang ada di Indonesia mudah-mudahan ada kemanfaatan dan keberkahan dari Madinah Al-Munawaroh dan juga keberkahan Qur’an dan keberkahan dari ulama-ulama Madinah,” ujar Ahmad Rohim, Ketua Takmir Masjid Al Hikmah Jurugsari. 

Dalam tausiyahnya, Syekh Adly Jaber juga menekankan pentingnya menjaga amalan ibadah seperti menyempurnakan shalat dan rutin membaca Al-Qur’an. Menurutnya ibadah sebaiknya dijadikan kebiasaan harian sebagaimana aktivitas makan dan tidur.

Syekh Adly Jaber, Pendakwah Asal Madinah (Source: Kabar Jogja RBTV)

“Adalah memberikan amalan ataupun rutinitas amaliyah harian yang setiap muslim tidak boleh ditinggalkan daripada 3 perkara seperti shalat dan membaca Al-Qur’an,” ujar Syekh Adly Jaber, Pendakwah Asal Madinah.

Reporter: BAGAS

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *