YOGYAKARTA-Wacana mengenai pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mendapatkan berbagai tanggapan di sejumlah daerah. Di Kota Yogyakarta, beberapa pengurus dan kader PDI Perjuangan menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai dampak kebijakan itu terhadap kualitas demokrasi lokal.
Usulan untuk mengembalikan mandat pemilihan wali kota dan bupati dari rakyat ke lembaga legislatif yang muncul di tingkat nasional mendapat tanggapan dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto. Ia menegaskan komitmennya terhadap prinsip kedaulatan rakyat.
Selain itu, Eko Suwanto menyinggung khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki mekanisme berbeda dalam penentuan kepala daerah, serupa dengan daerah otonomi khusus lainnya seperti Aceh dan Papua, yang seharusnya tetap dihormati dalam kerangka konstitusi.

Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Sebagaimana saya katakan sebelumnya, Indonesia memiliki keunikan dan keindahan, demokrasi Pancasila juga memiliki karakteristik dan keindahan tersendiri. Di Aceh, terdapat undang-undang otonomi yang berlaku, dan di sana juga terdapat partai-partai lokal, yang menggambarkan bagaimana demokrasi berjalan di wilayah tersebut,” ujar Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung mencerminkan keinginan tulus masyarakat dalam memilih pemimpinnya.

Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“60% dari masyarakat yang sebenarnya belum memiliki informasi mengenai calon, ketika kita bergabung maka pilihan yang diambilnya akan menjadi suatu ketulusan yang tidak akan terpengaruh oleh apapun dalam menentukan pilihan yang terbaik. Di sanalah menurut saya puncak dari seseorang yang berkomunikasi secara fisik dan batin kepada publik sebagai pengusungnya,” ungkap Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta.
Reporter: AGUNG RBTV
Penyunting artikel: LAILI

Semoga proses pilkada di Yogyakarta bisa berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk warga.