YOGYAKARTA– Polresta Yogyakarta berhasil mengungkap kasus love scam bermuatan pornografi dengan jaringan internasional. Para korban diketahui berasal dari berbagai negara, diantaranya Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

Pengungkapan kasus ini dilakukan terhadap sebuah perusahaan bernama PT Altair Trans Service yang berlokasi di Jalan Gito Gati, Kabupaten Sleman. Penggerebekan dilakukan pada Senin 5 Januari 2026 dan polisi mengamankan puluhan karyawan yang tengah beraktivitas.

Dari hasil penyidikan sementara, 6 orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masing-masing berinisial R (35) selaku direktur utama, H (33) kepala HRD, P (28) dan M (28) sebagai project manager serta V (28) dan G (22) yang berperan sebagai tim leader.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari patroli siber serta informasi masyarakat. Hasil penelusuran menunjukkan perusahaan tersebut menyediakan jasa tenaga admin untuk pengelola aplikasi kencan daring yang berbasis di China.

Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kapolresta Yogyakarta (Source: Kabar Jogja RBTV) 

“Sebagai tindak lanjut dari interaksi tersebut, karyawan agen kemudian memberikan konten tertentu yang memuat foto atau video pornografi kepada user. Dimana ketika ingin mengakses, user harus memberikan gift dengan jumlah tertentu,” ujar Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kapolresta Yogyakarta.

Saat ini polisi masih mengembangkan penyidikan untuk menelusuri jaringan lain, termasuk jumlah korban dan total keuntungan yang diperoleh. Sejumlah barang bukti telah diamankan di antaranya laptop, telepon genggam, perangkat internet, serta rekaman cctv.

Para tersangka dijerat Undang-Undang ITE, Undang-Undang Pornografi, serta pasal dalam KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Reporter: AGUNG

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *