YOGYAKARTA-Momen libur Natal dan Tahun Baru memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi UMKM di Yogyakarta. Salah satu contoh yang terlihat adalah di Pasar Beringharjo yang mengalami peningkatan aktivitas belanja. Dengan bertambahnya jumlah pengunjung, pasar tersebut menjadi tempat belanja yang sangat populer selama masa liburan nataru.
Menurut data dari UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, jumlah pengunjung meningkat hingga empat kali lipat. Dari rata-rata 1.500 orang setiap hari, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 6.000 orang per hari. Secara total, diperkirakan jumlah pengunjung selama masa liburan mencapai 50 ribu orang.
Ramainya pengunjung dapat dilihat di lantai satu hingga tiga pasar yang menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian, batik, busana adat, aksesori, perlengkapan sekolah, hingga makanan khas pasar.
Peningkatan jumlah pengunjung juga berdampak pada kenaikan omset para pedagang, terutama pedagang pakaian yang meraup pendapatan hingga satu juta rupiah per hari selama masa liburan nataru.

Agung Dini Wahyudi Sulistyo, Kepala UPT Pusat Bisnis Disdag Kota Yogyakarta (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Pedagang memanfaatkan momen ini dengan menambah jam operasional yang biasanya dengan buka lebih pagi dan tutup lebih malam. Area layanan juga tetep kita buka selama mereka masih berjualan dan beraktifitas,” ujar Agung Dini Wahyudi Sulistyo, Kepala UPT Pusat Bisnis Disdag Kota Yogyakarta.
Selain membeli barang pribadi, banyak pengunjung juga membeli oleh-oleh khas Yogyakarta seperti batik dan makanan jajanan pasar. Pengelola pasar meminta para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan dan kualitas pelayanan agar wisatawan merasa nyaman.

Eva, pedagang Pasar Beringharjo (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Lumayan ada kenaikan penjualan sekitar 20% di liburan akhir tahun. Untuk pengunjungnya lebih rame dari hari biasa, naik sekitar 50%,“ ujar Eva, pedagang setempat.
Reporter: AGUNG RBTV
Penyunting artikel: LAILI
