KULON PROGO– SD Negeri Kokap, Kabupaten Kulon Progo, berpotensi terdampak bencana longsor akibat retakan tanah yang muncul setelah hujan deras sejak awal tahun. Kondisi tersebut mengancam sejumlah bangunan sekolah dan sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Dua bangunan sekolah SD Negeri Kokap, Kabupaten Kulon Progo yakni dapur dan ruang UKS nyaris ambruk akibat retakan tanah. Selain itu ruang kepala sekolah, ruang guru, serta 3 ruang kelas juga berada dalam kondisi rawan sehingga kegiatan pembelajaran diliputi rasa waswas.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Nur Wahyudi, menyatakan pihaknya menyiapkan sejumlah opsi penanganan salah satunya relokasi sementara bagi kelas yang dinilai paling berisiko yaitu kelas 4 hingga kelas 6 ke gedung sekolah lama yang lokasinya tidak jauh dari area terdampak.

Nur Wahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Kulon Progo (Source : Kabar Jogja RBTV)
“Kalau revitalisasi itu memang perencanaan satu tahun sebelumnya, lah ini yang paling memungkinkan ya APBD tapi persisinya belum tau mungkin bisa BTP,” ujar Nur Wahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Kulon Progo.
Sementara itu, upaya revitalisasi sekolah terkendala mekanisme penganggaran yang harus direncanakan setahun sebelumnya.
Di sisi lain, orang tua siswa mengaku khawatir akan keselamatan anak-anak mereka jika kondisi tersebut tidak segera ditangani. Mereka juga keberatan apabila dilakukan regrouping ke sekolah lain yang jaraknya cukup jauh.

Kusdiono, Orangtua Siswa (Source : Kabar Jogja RBTV)
“Dengan adanya hal ini, anak-anak jadi tidak bisa bermain bebas karena takut nanti tanah yang diinjak bisa amblas. Harapan saya untuk pemerintah semoga segera ada perbaikan,” ujar Kusdiono, Orangtua Siswa
Selain mengancam bangunan sekolah, retakan tanah tersebut juga berpotensi membahayakan permukiman di bawah tebing setinggi sekitar 10 meter. Peristiwa serupa diketahui bukan kali pertama terjadi karena kejadian tanah retak juga pernah terjadi pada tahun 2017 dan menyebabkan longsor di halaman sekolah.
Reporter: BAGAS
Penyunting Artikel: USWATUN KH
