BANTUL-Harga beberapa bahan pokok di Pasar Bantul serta beberapa pasar tradisional lain di Kabupaten Bantul terlihat stabil setelah libur Nataru. Sebagian besar komoditas bahkan mengalami penurunan harga.
Kestabilan harga pangan setelah libur Nataru ini diketahui dari pengamatan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bantul bersama tim pengendali inflasi daerah. Pemantauan dilaksanakan secara berkala selama masa liburan dan setelahnya untuk memastikan ketersediaan pasokan serta stabilitas harga bahan pokok.
Pengawasan harga dilakukan di sejumlah pasar tradisional besar di Kabupaten Bantul, seperti Pasar Bantul, Pasar Pijenan, Pasar Imogiri, dan Pasar Niten. Beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami kenaikan harga selama libur panjang kini kembali mencapai harga normal.
Salah satu barang yang mengalami penyesuaian harga adalah cabai. Cabai rawit yang sebelumnya dijual seharga Rp48.000 hingga Rp50.000 per kilogram sekarang masih berada di kisaran Rp51.000 hingga Rp52.000 per kilogram. Kenaikan harga ini dianggap masih dalam batas yang wajar, yaitu sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram.
Pemerintah Kabupaten Bantul menegaskan akan terus memantau harga hingga keadaan pasokan dan permintaan sepenuhnya kembali normal setelah masa libur berakhir dan aktivitas distribusi bahan pangan meningkat.

Prapto Nugroho, Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)
“Saat ini sudah lebih stabil, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan beberapa minggu lalu atau di awal Desember sekarang sudah kembali stabil,” ungkap Prapto Nugroho, Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul.
Reporter: DELLY RBTV
Penyunting artikel: LAILI
