Tanah Longsor Kulon Progo (Source : Kabar Jogja RBTV)

KULON PROGO– Sebuah tebing setinggi sekitar 15 meter di Pedukuhan Nganti, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo longsor dan menutup akses jalan alternatif penghubung Waduk Sermo dan Gunung Kelir. Akibat peristiwa tersebut jalan tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Longsor ini merupakan kejadian ketiga kalinya di lokasi yang sama dan kali ini menjadi yang terbesar. Material longsoran berupa tanah dan batu menutup badan jalan sepenuhnya sehingga aktivitas warga terganggu.

Meski sebelumnya warga secara gotong royong membersihkan material longsor menggunakan peralatan manual, pada kejadian kali ini warga mengaku tidak mampu membersihkan longsoran karena volumenya yang cukup besar.

Berdasarkan penyampaian salah satu warga, Dawam, menyampaikan bahwa jalan ini ditutup mulai dari Waduk Sermo hingga tembus ke jalan Provinsi. 

Dawam, Warga (Source : Kabar Jogja RBTV)

“Dulunya ini ada hujan dan bagian atas ini sudah retak dan saat ini jalan tertutup semua,” ujar Dawam, Warga Setempat.

Satu unit alat berat dari dinas pekerjaan umum akhirnya diterjunkan untuk membuka kembali akses jalan warga. Namun proses mobilisasi alat berat harus memutar sejauh lebih dari 5 km karena jalur utama tidak dapat dilalui. Selain itu di atas tebing ditemukan sejumlah retakan memanjang yang berpotensi menimbulkan longsor susulan.

Setiawan, Kalak BPBD Kulon Progo (Source : Kabar Jogja RBTV)

“Terkait penanganan dikarenakan lokasi yang ekstrem dan jalan yang hanya untuk satu jalur, jadi kami harap Pak Lurah bersama masyarakat saling gotong royong membantu warga yang terkena musibah ini,” ujar Setiawan, Kalak BPBD Kulon Progo.

Warga dihimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca buruk diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga potensi longsor susulan masih cukup tinggi.

Reporter: BAGAS

Penyunting Artikel: USWATUN KH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *