SLEMAN-Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman telah secara resmi menuntaskan penyelenggaraan bulan dana PMI untuk tahun 2025. Melalui bulan dana tersebut, PMI Sleman berhasil mengumpulkan dana sosial lebih dari 1,1 miliar rupiah.

Hasil bulan dana PMI tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang positif dengan total dana terkumpul melebihi 1,1 miliar rupiah. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan hasil tahun lalu.

Hal ini disampaikan dalam acara penutupan bulan dana PMI Kabupaten Sleman yang dihadiri oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, perwakilan PMI dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, serta anggota dari PMI Sleman.

Mafilindati Nuraini, selaku ketua PMI Kabupaten Sleman, menjelaskan bahwa dana yang terkumpul berasal dari berbagai sektor yang telah secara konsisten berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan PMI.

Mafilindati Nuraini, Ketua PMI Kabupaten Sleman (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)

“Bapak Bupati telah menetapkan kepala DPKAD sebagai ketua bulan dana, dan kita sangat menyambut baik keputusan ini karena di wilayah DPKAD terdapat banyak mitra yang belum mendapatkan perhatian,” ujar Mafilindati Nuraini, ketua PMI Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan bahwa pencapaian PMI Sleman sangat memuaskan, tetapi ia ingin berdiskusi dengan panitia bulan dana PMI 2026 guna memberikan saran dalam mencapai target yang ditetapkan.

Harda Kiswaya, Bupati Sleman (Sumber foto: Kabar Jogja RBTV)

“Sebagai rancangan awal, agenda yang ada sudah cukup baik. Bila belum, kita akan melakukan pertemuan untuk mendapatkan masukan sehingga agenda dapat tersusun dengan baik,”  kata Harda Kiswaya, Bupati Sleman.

Pada kesempatan ini, Bupati Sleman secara resmi meluncurkan bulan dana PMI Kabupaten Sleman untuk tahun 2026.

Reporter: WIDI RBTV

Penyunting artikel: LAILI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *