Boyolali – Masyarakat di sekitar Waduk Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah, menggelar tradisi unik Kirab Sedekah Bumi. Sebanyak 19 gunungan berisi hasil bumi dikirab keliling desa dan kemudian diperebutkan oleh ribuan warga yang hadir.

Inilah kemeriahan tradisi Sedekah Bumi yang digelar di kawasan Waduk Cengklik, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Ratusan warga tumpah ruah untuk berebut berbagai hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan lainnya.

Sebelumnya, 19 gunungan hasil bumi tersebut diarak oleh warga setempat. Prosesi ini diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran daerah wisata serta kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar Waduk Cengklik.

Tradisi tahunan ini tidak hanya menjadi tontonan warga dari delapan desa di Kecamatan Ngemplak, tetapi juga menarik perhatian para pengunjung Waduk Cengklik yang mayoritas berasal dari luar Boyolali.

“Seru sekali, ini pertama kali saya melihat langsung tradisi rebutan gunungan. Semoga dapat berkah juga,” ujar Gladis, salah satu pengunjung.

Sementara itu, bagi warga Boyolali, tradisi ini menjadi momen yang paling dinanti. Mereka meyakini bahwa dengan ikut berebut hasil bumi atau “ngalap berkah”, akan mendatangkan keberkahan dan keselamatan.

“Ini wujud rasa syukur kami kepada Tuhan atas berkah dari Waduk Cengklik yang membantu kehidupan para nelayan, petani, hingga tumbuhnya berbagai usaha seperti kafe dan tempat hiburan di sekitarnya,” kata Isnaini, warga setempat.

Tradisi ini tidak hanya memperkuat nilai budaya dan spiritual, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat di sekitar Waduk Cengklik.

RIZKI BUDI PRATAMA, RBTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *