Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekitar. Harga di pasar murah ini lebih rendah, yaitu sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 dibandingkan dengan harga di pasar pada umumnya.
Pasar murah ini merupakan kerja sama antara DKPP Bantul, Perum Bulog, dan Gabungan Kelompok Tani. Total komoditas yang dipasarkan beragam dan sebagian berasal dari hasil produksi kelompok tani, sehingga petani juga ikut terbantu.
Joko Waluyo, Kepala DKPP Kabupaten mengatakan “Jadi di dengan pangan murah ini harapan kami itu bisa pertama bisa meningkatkan gaya beli masyarakat sekitar menarik daya beli masyarakat yang sebelumnya itu kan harga beras sempat diharga petani kan murah di bulan bulan kemarin nah sekarang kan harapan kami bisa meningkatkan harga jual dan para petani masyarakat sekitar kampung sini bisa membeli di harga terjangkau”
Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menjelaskan bahwa menjaga stabilitas harga bahan pokok adalah kewajiban pemerintah. Karena itu, Pemkab Bantul bekerja sama dengan Bulog dan kelompok tani untuk memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat.
Abdul Halim Muslih, Bupati Bantul menjelaskan “Untuk mengintervensi dari sisi blue karna hilirnya pemerintah ga bisa mengintervensi hilirnya apa itu pasar yaa ee komoditi komoditi tertentu yang tidak dipandang strategis itu dibiarkan tetapi kalo yang strategis seperti beras tidak mungkin dibiarkan misalnya harga apa ya harga sate mahal gituu itu pemerintah ga bisa mengintervensi dibiarkan itu pemerintah karna itu tidak strategis”
Delly, RBTV
