Bersama dengan jajaran Polda DIY dan Polres Kulon Progo, Forum Politisi Muda Indonesia Yogyakarta (FPMI DIY) mengajak warga Sangon 2, Kalirejo, Kokap, Kulon Progo untuk bersama-sama mendeklarasikan pemilu damai, tanpa adanya politik uang (money politics), kampanye hitam, dan hoaks.Diikuti oleh sekitar 600 warga setempat, dalam kegiatan ini juga disediakan fasilitas-fasilitas yang bermanfaat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan sosial berupa sembako, hingga berbagai hiburan untuk dinikmati oleh warga.Hal ini diserukan oleh FPMI DIY atas keprihatinan terhadap jalannya proses pesta demokrasi, yang tampak tercemar dengan adanya politik uang, kampanye hitam, dan persebaran berita palsu yang marak menyesar masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat diajak untuk berperan aktif menolak polarisasi politik, menolak politik uang, mengedepankan literasi digital, inklusivitas, kesetaraan dalam bersikap, serta menciptakan suasana aman dan kondusif menjelang dan pasca Pilkada Kulon Progo 2024.Pernyataan:”Harapannya kita bersama-sama bisa mewujudkan Pilkada 2024 yang aman, damai, bersih, dan berintegritas dengan menolak politik uang, kampanye hitam, dan hoaks.”Isti Sri Rahayu, Presidium Nasional FPMI”Kami menilai kecamatan ini adalah daerah yang perlu kita perhatikan, baik secara ekonomi maupun kesehatannya. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan menjelang Pilkada serentak. Harapannya adalah agar Pilkada ini tetap damai dan aman sehingga ekonomi di Kabupaten Kulon Progo bisa berkembang dan berjalan lancar.”AKBP Wilson Bugne F. Pasaribu, Kapolres Kulon ProgoDengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan kondisi kritis demokrasi yang berpotensi merusak tatanan negara dan kesakralan perjalanan demokrasi Indonesia. Masyarakat juga berharap agar para peserta Pilkada menjaga dan menghindari hal-hal tersebut, serta bagi calon bupati dan wakil bupati yang terpilih dapat menjalankan tugas dan amanahnya dengan penuh tanggung jawab.
Bagas, RBTV
